Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Wawancara Bersama Panitia Bedah Buku SMP Fastabiqul Khairat

Rabu, 22 Oktober 2025 — Saya, Aulia dari tim Jurnalistik SMP Fastabiqul Khairat, berkesempatan mewawancarai salah satu panitia kegiatan Bedah Buku yang diadakan di perpustakaan sekolah kami. Narasumber kali ini adalah Bapak Reza , selaku Ketua Panitia sekaligus Kepala Perpustakaan SMP Fastabiqul Khairat. Berikut hasil wawancara kami:

Wawancara Bedah Buku dengan Tiga Siswi SMP Fastabiqul Khairat

Rabu, 22 Oktober 2025 — Saya, Nazhim , dari tim Jurnalistik SMP Fastabiqul Khairat, berkesempatan mewawancarai tiga siswi inspiratif yang menjadi narasumber dalam kegiatan Bedah Buku di perpustakaan sekolah. Mereka adalah Fatimah , Abel , dan Rally . Berikut hasil wawancaranya.

Kunjungan Ibu Jackie Drake dari Australia

Selasa 7 Oktober 2025 -  SMP Fastabiqul Khairat Samarinda kedatangan Ibu Jackie Drake dari Australia. Ibu Jackie datang ke SMP Fastabiqul Khairat Samarinda untuk melihat dan berkunjung. Ibu Jackie merupakan seorang guru dari Vasse Primary School, Western Australia. Kunjungan ke SMP Fastabiqul Khairat Samarinda, merupakan balasan kunjungan setelah kunjungan perwakilan dari SMP Fastabiqul Khairat Samarinda ke Australia. Pada kesempatan hari itu, siswa dari English Champ berkesempatan untuk bertemu dan berdiskusi dengan ibu Jackie. (Aulia Zahra) Dokumentasi: Facebook SMP Fastabiqul Khairat

Hari Kesaktian Pancasila di Kelas Qurthubi

Saat hari Kesaktian Pancasila kelas 9 Imam Qurthubi merayakan dengan kegiatan upacara. Upacara ini untuk mengenang peristiwa gerakan 30 September (G30S)  1965 yang mengancam ideologi Pancasila. Tanggal 1 Oktober diperingati sebagai hari Kesaktian Pancasila yaitu mengenang peristiwa G30S/PKI tahun 1965, di mana tujuh perwira TNI AD gugur. Pada upacara hari ini ada yang berbeda. Setiap siswa memakai baju batik. Setelah kegiatan upacara kembali ke kelas dan mengikuti pelajaran. Saat senggang kelas Qurthubi mengadakan permainan Mafia. Mafia adalah semacam permainan deduksi sosial yang dimainkan secara kelompok di mana pemain secara rahasia diberi peran sebagai warga kota atau anggota mafia. Permainan ini bisa dibilang seru. Selain mengadakan permainan ini ada juga kegiatan latihan upacara untuk upacara hari Senin depan. Kegiatan latihan upacara yaitu di lapangan sekolah. Kegiatan ini yaitu diikuti oleh seluruh siswa-siswi SMP Fastabiqul Khairat Samarinda. (Aulia Zahra Thalita)

Hari Kesaktian Pancasila di SMP Fastabiqul Khairat

  Pada tanggal 01 Oktober 2025 diperingati Hari Kesaktian Pancasila. Hari ini sangat penting karena untuk mengingat dan menghormati para Pahlawan Revolusi korban G30S/PKI, menegaskan Pancasila sebagai satu-satunya ideologi negara yang teruji menghadapi ancaman untuk menggantinya dengan ideologi lain, serta sebagai momentum untuk menguatkan nilai-nilai Pancasila sebagai perekat persatuan bangsa Indonesia yang majemuk. Banyak sekali pengorbanan para Pahlawan Revolusi (tujuh perwira TNI AD yang gugur) dalam upaya mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara. Di SMP Fastabiqul Khairat, kami merayakan dengan melaksanakan Upacara   Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan di hari senin di hari yang sama pada pagi hari. Yang membedakan upacara hari senin biasanya dan hari kesaktian, yaitu tidak ada pengibaran bendera. Itu karena sudah ada peraturan nya yang ada di L/TU.02.03/2025 tentang Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025, tidak ada pengibaran...

Hari Kesaktian Pancasila 2025

Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober untuk mengenang peristiwa G30S/PKI pada 30 September 1965, di mana upaya mengganti ideologi Pancasila dengan komunisme gagal dan berhasil digagalkan, sehingga Pancasila terbukti tetap menjadi dasar negara Indonesia. Peringatan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 153 Tahun 1967 oleh Presiden Soeharto untuk menegaskan kembali keyakinan akan keunggulan Pancasila sebagai satu-satunya pandangan hidup bangsa Indonesia. ( Sumber: Google) SMP Fastabiqul Khairat turut meperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan melaksanakan upacara yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Selain itu, warga sekolah juga memakai baju batik sebagai bentuk menghormati budaya bangsa Indonesia. (M. Nazhim Nur Rahmat) Dokumentasi: Instagram @smpfk.samarinda