Pada tanggal 01 Oktober 2025 diperingati Hari Kesaktian Pancasila. Hari ini sangat penting karena untuk mengingat dan menghormati para Pahlawan Revolusi korban G30S/PKI, menegaskan Pancasila sebagai satu-satunya ideologi negara yang teruji menghadapi ancaman untuk menggantinya dengan ideologi lain, serta sebagai momentum untuk menguatkan nilai-nilai Pancasila sebagai perekat persatuan bangsa Indonesia yang majemuk. Banyak sekali pengorbanan para Pahlawan Revolusi (tujuh perwira TNI AD yang gugur) dalam upaya mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara.
Di SMP Fastabiqul Khairat, kami merayakan dengan melaksanakan Upacara Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan di hari senin di hari yang sama pada pagi hari. Yang membedakan upacara hari senin biasanya dan hari kesaktian, yaitu tidak ada pengibaran bendera. Itu karena sudah ada peraturan nya yang ada di L/TU.02.03/2025 tentang Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025, tidak ada pengibaran Bendera Merah Putih saat Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 karena bendera sudah dikibarkan satu tiang penuh pada pukul 06.00 waktu setempat, serta pengibaran bendera hanya sebuah persiapan bukan acara pokok nya.
Selain bendera yang sudah kibarkan, para murid juga memakai
baju batik, walau besok tanggal 2 Oktober memperingati Hari Batik Nasional. Itu
karena karena batik merupakan warisan budaya Indonesia yang diakui dunia, dan
penggunaannya di momen-momen tersebut merupakan bentuk kecintaan dan kebanggaan
terhadap budaya bangsa serta upaya pelestarian. Contoh nya di kelas 9 Imam
Ghozali mereka memakai batik dengan berbagai corak yang beragam, serta warna
yang bervariasi. Mereka foto di bawah jembatan walau suasana sangat panas. Hari
Kesaktian Pancasila merupakan hari yang harus kita peringati setiap tahun agar
momentum untuk merefleksikan nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi kehidupan
berbangsa dan bernegara.
(Khairunnisa Nadya Ramadhani)
Jurnalistik SMP Fastabiqul Khairat
Komentar
Posting Komentar