Langsung ke konten utama

Pahlawan Nasional Kalimantan Timur

 Sumber: Wikipedia
Teman-teman, tahukah kalian siapa pahlawan nasional yang berasal dari Kalimantan Timur? Yap! Benar sekali jawabannya adalah Sultan Aji Muhammad Idris. Beliau lahir dari tahun 1667 di Jembayan. Sultan Aji Muhammad Idris merupakan menantu dari Sultan Wajo La Madukelleng berangkat ke tanah Wajo, Sulawesi Selatan untuk turut bertempur melawan VOC bersama orang-orang Bugis. Dengan gagah beraninya Sultan Aji Muhammad Idris menggempur VOC dan akhirnya beliau gugur sebagai syuhada di medan perang, Pemerintahan Kesultanan Kutai Kartanegara untuk sementara dipegang oleh Dewan Perwalian. Sultan Aji Muhammad Idris diangkat menjadi  Pahlawan Nasional pada 10 November 2021. Nama beliau dijadikan pula sebagai nama salah satu perguruan tinggi di Samarinda, Kalimantan Timur.

Yuk Teman-teman! Kita seharusnya mengenal pahlawan kita dan meneladani nilai-nilai keteladanan yang telah dicontohkan oleh para pahlawan. Selamat hari pahlawan 2025!

(M. Nazhim Nur Rahmat)
Dokumentasi: Google

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kegiatan Ekstrakurikuler Jurnalistik SMP FK Perdana di Tahun Ajaran Baru 2025/2026

Rabu, 30 Juli 2025  –  Ekstrakurikuler Jurnalistik kembali digelar di tahun ajaran baru 2025/2026. Bertempat di ruang perpustakaan, kegiatan perdana ini menjadi momen awal bagi kami para anggota, terutama siswa-siswi baru dari kelas 7, untuk bergabung dan saling mengenal .

Selamat Datang di Blog Jurnalistik SMP Fastabiqul Khairat

Halo, Sobat FastKhair! 👋 Selamat datang di Blog Jurnalistik SMP Fastabiqul Khairat . Blog ini adalah ruang kreatif bagi kami, siswa-siswi anggota ekstrakurikuler jurnalistik, untuk belajar menulis, bercerita, dan berbagi informasi. Di sini, kamu akan menemukan:

Tim Jurnalistik SMP FK Tahun Ajaran 2025/2026

Ekstrakurikuler Jurnalistik SMP Fastabiqul Khairat kembali hadir dengan semangat baru pada tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan ini dibina oleh Ibu Peni Tri Hastuti, S.Pd., Gr. , yang mendampingi siswa dalam mengasah kemampuan menulis, melaporkan berita, serta mengembangkan bakat di bidang literasi. Tahun ini, tim jurnalistik terdiri dari empat siswa yang penuh semangat dan memiliki alasan unik dalam memilih ekskul ini, yaitu: